Cuplikan Chapter ini
Memilih mengambil jarak dari dekat Zayn dan terduduk di sisi ranjang dengan air mata yang semakin deras membasahi pipi tidak kuasa Kendall kemudian menutup wajahnya dengan kedua tanganTidak kuasa menyaksikan tunangannya kembali mengingat luka yang ditorehkan karena kesalahannya Zayn lantas dengan gontai menghampiri Kendall dan berlutut di hadapan tunangannya iniSekarang aku mengerti kenapa kamu begitu marah dan mungkin benci kepada aku Kamu juga mungkin sudah bosan mendengar semua ucap