Cuplikan Chapter ini
Kak Dante Terra berteriak saat mendapati pria kurus muncul di jalan setapak menuju rumahnya dengan berbalut batik yang dipadukan celana bahan hitam sepatu senada yang sudah tertutup debu tersampir di pundaknya tas lusuh bergambar tengkorak yang sudah memudar Dante tersenyum menghampiri gadis itu lalu duduk di bangku panjang sebelah Terra Kamu gak berangkat sekolah lagi hah Dante mengacak-ngacak rambut Terra Hei jangan diacak-acak Terra menepis tangan Dante dan menjauhkan kepalanya