Cuplikan Chapter ini
Saat tubuh tegap Theo menghilang di balik pintu kamar mandi Ayuna merapatkan selimutnya sambil meremasnya dengan tangan yang gemetar Apa yang salah dengan pertanyaanku Mengapa dia sampai semarah itu Bukankah dia sendiri yang menyuruhku untuk bertanya padanyaSaat jam makan siang Ayuna segera membereskan pekerjaannya secepat mungkin perutnya lapar sekali dan dia ingin secepatnya pergi ke pantry kantor Hahh akhirnya selesai juga sekarang baru aku bisa mengisi perutkuAyuna men