Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bertahun-tahun setelah SMA, Mefia Andrewi masih menyimpan luka yang tak pernah selesai dari cinta pertamanya, David Ginandjar Bara. Di sisi lain, setelah kepergian David, keluarganya menemukan rekaman yang berisi keinginan menikahi Andrewi. Sahabat-sahabatnya yang lain pun ingin mewujudkan keinginan itu secara simbolik, namun malah memantik luka masa lalu hingga Andrewi berakhir di ruang terapi Psikiater.
Dari sanalah cerita menjadi utuh, termasuk terkuaknya konflik tersembunyi antara David dan Adam Witjaksono yang ternyata juga sama-sama menyukai Andrewi. Konflik yang akhirnya membuat kisah cinta mereka berakhir tanpa kata-kata.
Semua kisah disusun menjadi 2 buku (Tanpa Kata-kata & Fragmen Kisah Yang Tersisih) yang akhirnya berhasil membuka gambaran utuh tentang cinta terpendam, konflik batin, dan persahabatan. Kisah yang terlihat sederhana ternyata menyimpan banyak kerumitan. Termasuk kompleksitas kehidupan David, juga bagaimana akhirnya Dani memenangkan hati Andrewi.
-Barangkali, begitulah cara cinta tanpa kata-kata menemui pungkasnya. Terpaksa dieja hingga membentuk samudera kata, hanya untuk sekedar menemukan titik pada jalinan yang tak bernama-