Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Selama ini, Andrewi mengenang cinta dari sudut matanya sendiri, dan ikut terluka oleh keputusan yang tidak melibatkan dirinya. Namun, sebuah kisah tiada pernah benar-benar utuh jika hanya diceritakan dari satu sisi. Apa yang tampak di permukaan hanyalah puncak gunung es dari badai yang sebenarnya.
Di balik punggung tegap yang berbalik pergi tanpa kata, ada jemari yang bergetar menahan rindu yang hebat. Di balik obrolan ringan, ada susunan rencana matang yang tak terealisasi. Di balik aliran sungai yang tenang, ada konflik yang melukai hati dan keseluruhan cerita.
Kini saatnya membalik lembaran baru dan melangkah masuk ke dalam kepala sang lelaki. Mengapa ia bertahan? Mengapa ia melepaskan? Mengapa ia pergi tanpa kata-kata? Temukan semua jawaban yang tertinggal, rahasia yang sengaja disembunyikan, dan kebenaran yang sesungguhnya di novel seri ke dua ini, dari mereka yang terlibat langsung dalam kisah Tanpa Kata-Kata.
Baca novel bagian/seri pertama buku ini: Tanpa Kata-Kata Cover: Painted Abstract Brave Face - by Diversifysketch (Canva)