Cuplikan Chapter ini
Andini yang sedang duduk memeluk ibunya dari samping bergegas mengubah posisi duduknya menjadi tegak Ia langsung menatap lekat wajah Galih dengan sorot mata penuh pertanyaanBagaimana tanya Andini penasaranTenang sudah beres semuanya Tinggal tunggu saja sebentar jawab Galih sambil tersenyum ramah berdiri tegap di depan Ibu Hikmah seolah tidak baru saja terjadi ketegangan di ruang administrasi tadiBenar saja tidak butuh waktu lama setelah Galih berbicara kehebohan kecil mendadak