Cuplikan Chapter ini
OMARSebuah piring berisi roti panggang beraroma gurih tiga buah tomat ceri dan telur mata sapi setengah matang muncul di depan Omar Ia melirik menangkap seorang wanita paruh baya dengan rambut dicepol ketat garis-garis uban menghiasi sisi depan helai rambutnya Bu Miri sang koki pastri Nonna tersenyum lembutSarapan dulu Omar ucapnyaBaju koki yang Bu Miri kenakan tampak putih dengan lengan tergulung hingga siku Omar dapat melihat bekas-bekas luka pada jemarinya yang berkerut