Cuplikan Chapter ini
Cuaca Bekasi malam itu membuat siapa pun berkeringat Awan-awan yang tebal itu menghalangi langit tapi tidak menurunkan muatannya Angin yang biasanya lewat di malam hari entah pergi kemanaHelen menyeret kipas angin dari kamar Helmy ke kamarnya Kipas di kamarnya rusak Jadi Helen menukarnya dengan kipas sang abang yang sedang pergi mengantar beberapa turis asing menjelajah Taman Nasional Gunung Bromo Tengger SemeruTelunjuk Helen menekan tombol nomor dua Kipas berputar kencang menyebabkan