Cuplikan Chapter ini
Mbak resepsionis kembali menjulurkan kepala ke ruang tungguGiliran Bapak Yoga dan Bapak Hendi Ruangannya di lantai dua yaYoga dan Hendi langsung berdiri dan menaiki tangga Di ujung lorong lantai dua ada pintu gebyok ukiran Indah tapi angker Di atasnya terpampang tulisan besar PINTU SURGAYoga mengetuk tiga kali disusul salam Tidak ada jawabanDia mengulang agak keras Tetap sunyiHendi melirikJangan-jangan udah tidur kaliYoga mengangkat satu alisAh nggak mungkin