Cuplikan Chapter ini
Senin pagi selalu terasa lebih lambat dibanding hari-hari lainKoridor sekolah dipenuhi suara langkah kaki dan keluhan tentang tugas yang belum selesai Beberapa siswa masih sibuk menyalin pekerjaan rumah sementara yang lain memilih menghabiskan waktu dengan membeli sarapan sebelum bel masukRafa berjalan santai menuju kelas dengan satu tangan di saku seragamBegitu membuka pintu ia langsung melihat CacaSeperti biasaDuduk di bangku dekat jendelaBedanya kali ini ia sedang memegang kamera