Cuplikan Chapter ini
Bisa pelankan suaramu tanya Edward matanya yang abu-abu baja menatap tajam seolah ingin menguliti setiap lapisan kebohongan yang mungkin disembunyikan wanita di depannyaIsabella mundur selangkah hingga punggungnya menabrak tiang tempat tidur yang dingin Gaun sutra berat itu terasa seperti beban yang ingin menenggelamkannya ke dasar bumi Aku sudah bilang berkali-kali namaku Isabella Kenapa kalian semua terus memanggilku NathalieKarena wajahmu tanda di tubuhmu dan cara bicaramu yang