Cuplikan Chapter ini
Api masih menyala di tangan Kael Dadanya naik-turun napasnya tersengal setelah ledakan sihir pertamanya Di sekelilingnya Benteng Langit masih bergema oleh suara pertempurandentang logam raungan makhluk kegelapan dan teriakan prajurit yang bertahan mati-matianSir Eldric menghunus pedangnya menebas satu makhluk yang melompat ke arahnya Lyara tetap berdiri di belakang Kael menjaga perisai sihir agar tidak runtuhKael Kau harus mengendalikan kekuatanmu seru LyaraKael menatap tangann