Cuplikan Chapter ini
Jam istirahat di siang hari itu seakan terasa berbeda suara riuh teman - teman yang bersegera ke luar kelas bahkan tawa cukup keras dari meja sebelah semuanya bagai meredup di telingaku Seperti tak mempunyai makna lagi tak ada lagi perasaan ceria saat ini dalam diriku Agak lama aku tak beranjak dari bangku kelasku itu menatap jendela yang menghadap ke lapangan sekolah melihat para siswa lainnya yang tengah sibuk dengan urusannya masing - masing Nuril yang duduk di belakangku rupanya tel