Cuplikan Chapter ini
Sore itu adalah sore di mana aku merasa bodoh Menyukai seseorang yang ternyata milik orang lain Aku pulang dengan sedikit termenung Padahal selama ini tidak ada hubungan spesial antara aku dan Aruna Dia tidak salah aku lah yang terlalu berani menyukainyaMaghrib masih satu jam lagi kami semua sudah di rumah Bang Hendra dan Bang Roy di teras atas Mereka berdua sedang berlatih silat Minang aku duduk memperhatikan Bang Mahdi ikut duduk di dekat kamiAku sudah menjadi perokok akti