Cuplikan Chapter ini
Cahaya matahari pagi menembus celah-celah kanopi hutan menerpa wajah Bima yang masih tertidur Hangat Nyaman Tapi ada sesuatu yang anehMata Bima terbuka perlahan Pandangannya masih kabur otaknya belum sepenuhnya sadar Ia mencoba bergerak tapi tubuhnya terasa melayangApaKesadarannya langsung kembali sepenuhnya saat ia menyadari posisinya Tubuhnya melayang sekitar setengah meter di atas tanah Angin berputar di bawahnya seperti bantal udara tak terlihat yang menopang seluruh b