Cuplikan Chapter ini
Sebenarnya Alara udah gak nyaman lagi berada di area basket Suasana hatinya yang buruk membuat mood nya langsung buyar dan semangat untuk mendukung sang idola sudah tak ada lagi Namun dia tetap bertahan dan tak beranjak pergi karena takut makin di ejek dan disoraki Tania Alara berpikir kalau dia pergi setelah melihat Rafael lebih memilih mengambil botol minum Tania ketimbang dirinya Tania akan semakin besar kepala karena merasa sudah menanh darinyaAkhirnya Alara paksakan untuk tetap dis