Cuplikan Chapter ini
Erika menarik napas dalam-dalam mengembuskannya perlahan untuk mengusir riak cemas di dadanya Tidak ada waktu untuk kembali ke kamar dan berganti pakaian Ia menyambar tas tangannya dari atas meja rias memoleskan sedikit gincu merah di bibirnya lalu melangkah lebar keluar dari pintu utama mansionDi dekat gerbang di samping sebuah mobil sport hitam yang berkilau di bawah lampu taman Ethan berdiri menunggunyaPria itu mengenakan setelan tuksedo yang terpotong rapi membungkus bahunya yan