Cuplikan Chapter ini
Abba Isaak menghela napas suaranya mengandung kesedihan yang dalam Waraqah menghela napas panjang seolah bisa melihat jauh ke masa depan Suaranya mengandung kesedihan yang dalam saat ia berkata Tidak pernah ada seorang pun yang membawa kebenaran seperti yang kau bawa kecuali ia akan dimusuhi dan ditentang Namun jika aku masih hidup pada saat itu aku akan menolongmu dengan segenap kemampuankuMaria Shirin dan Shinouti meresapi setiap kata yang telah diucapkan Abba Isaak Seakan me