Cuplikan Chapter ini
Januari 1987Gerimis menyambut kedatanganku di Tulungagung Januari masih menyimpan sisa hujan yang dikandung oleh awan Tulungagung di musim hujan selalu menguarkan aroma romantis yang membekas di hati Kota yang sepi sederhana dan tentunya tak sesibuk Surabaya yang sudah mulai ramai oleh berbagai kegiatan bisnis Tak mudah mencari penjual makanan di kota ini saat musim hujan Perutku begitu lapar rasanya ingin mampir menikmati masakan khas sebelum mencicipi masakan ibu