Cuplikan Chapter ini
Dapur yang penuh aroma rempah itu menjadi saksi bisu kedekatan antara Galang dan Hilda Mereka berdua bergerak lincah saling membantu memotong sayuran dan mengaduk kuahSesekali tawa mereka pecah ketika Galang secara sengaja menyemprotkan sedikit air ke wajah Hilda dengan sendok sayur Hilda membalas dengan menaburkan tepung ke rambut Galang membuatnya tampak seperti kepala beruban Jadi begini wajah kamu kalau sudah ubanan nanti Celetuk Hilda menertawai Galang Jelek ya sayang Tan