Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bayu adalah mantan aktivis 98 yang ikut memperjuangkan berdirinya orde reformasi. Sebagai mantan ketua Senat Mahasiswa pria gagah itu dikenal idealis dan disukai banyak wanita. Di usianya yang menginjak kepala tiga Bayu akhirnya melabuhkan hatinya pada Marina yang ditemuinya di Tanjung Balai Karimun. Mereka memutuskan untuk bertunangan dan siap untuk menikah.
Pada suatu hari, Bayu dan tunangannya melakukan suatu pendakian ke Gunung Semeru. Mereka diundang untuk mengikuti acara tujuh belasan memperingati hari kemerdekaan.
Tak disangka, di gunung itu ia bertemu kembali dengan mantan kekasihnya yang telah lama hilang.
Mengangkat perjalanan Bayu, mantan aktivis "98 yang pernah berada di garis depan gerakan mahasiswa dalam memperjuangkan reformasi, dengan idealisme politik yang membentuk karakter serta pandangan hidupnya. Tokoh Bayu merepresentasikan generasi aktivis yang pernah akrab dengan demonstrasi, konsolidasi gerakan, mimbar bebas, dan perjuangan demokrasi, tetapi kini harus menghadapi dinamika kehidupan setelah euforia reformasi berlalu. Konflik mulai mengemuka ketika Bayu hendak menikahi Marina, sementara pendakian ke Gunung Semeru untuk menghadiri peringatan kemerdekaan justru mempertemukannya kembali dengan Dian, mantan kekasih yang menyimpan jejak masa lalu. Dengan latar Semeru yang sarat simbol perjuangan dan nasionalisme, novel ini berpotensi menghadirkan potret generasi reformasi yang harus menegosiasikan kembali cita-cita pergerakan, romantisme aktivisme kampus, dan realitas kehidupan pribadi di tengah perubahan zaman.