Cuplikan Chapter ini
Perjalanan itu terasa sunyi dan panjang Ren duduk di kursi belakang mobil menatap keluar jendela Lampu-lampu kota lewat begitu saja memanjang seperti garis cahaya yang tidak pernah benar-benar berhenti Namun pikirannya tidak ada di sana Ia masih memikirkan retakan di langit makhluk yang muncul dan tatapan aneh yang terasa seperti mengikutinya bahkan saat ia mencoba mengabaikannyaAku masih belum paham kata Ren pelan memecah keheninganDamar tetap fokus ke jalan Kamu tidak perlu