Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Kapten Arief Pratama pernah memiliki segalanya: seragam yang dibanggakan, karier yang jelas, dan keluarga yang percaya penuh padanya. Sampai suatu keputusan di lapangan mengubah semuanya. Ia diturunkan jabatan, dipindahkan, dan perlahan dipinggirkan dari dunia militer yang selama ini menjadi identitasnya.
Di tengah karier yang runtuh dan kondisi ekonomi keluarga yang semakin tertekan, Arief hanya memikirkan satu hal: bagaimana agar kedua anaknya tetap bangga kepada ayah mereka.
Untuk itu ia memilih jalan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya—menulis novel.
Namun hidup tidak berhenti menguji. Penolakan dari penerbit, investasi bodong, utang pinjaman online, konflik rumah tangga, hingga tuduhan pengeroyokan membuat hidup Arief semakin terpuruk. Sementara itu, Rani, istrinya, justru menemukan kesuksesan melalui bisnis kue dan live TikTok yang perlahan mengubah dinamika keluarga mereka.
Ketika semua terasa hampir runtuh, Arief harus menemukan satu jawaban penting: apakah harga diri seorang ayah hanya ditentukan oleh seragam yang ia kenakan?
Sebuah kisah tentang kegagalan, keluarga, dan keberanian menemukan jalan lain menuju pulang.