Cuplikan Chapter ini
Gunung Watu Ireng tidak terlihat pada pagi pertama perjalanan Kabut menutupi seluruh pegunungan Rombongan hanya menangkap bayangan hitam di cakrawala Bentuknya terlalu besar untuk disebut bukit terlalu diam untuk dianggap awan Sesekali terdengar ketukan dari dalamnya Tujuh kali Setiap ketukan membuat luka Jabang berdenyutJabang dibawa di atas tandu dari dua tombak dan kain tebal Garda serta Kebo bergantian memikulnya Rara mengawasi napas dan balutannya sementara Sagara makin gelisa