Cuplikan Chapter ini
Olivia menutup pintu apartemennya dengan pelan Rasa pegal di lengannya masih terasa jelas meski sudah dibalut perban namun pikirannya jauh lebih kacau dibanding rasa sakit fisik Ia meletakkan kantong plastik berisi obat-obatan di meja lalu berjalan menuju jendela besar yang menghadap langsung ke arah vila mewah milik MarvelDengan cepat ia mengambil teropong dari rak buku menempelkannya ke matanya Mata Olivia menyapu setiap sudut vila yang biasanya ramai dijaga bodyguard namun malam in