Cuplikan Chapter ini
SebelumnyaKamu jangan tinggalin Aditya Sena Tamalate Del Jangan sekarang Kita butuh diaAdel hanya bisa menatapnya terdiam mulutnya sedikit terbuka Raut wajahnya campur aduk antara lelah dan tidak percaya----Dalam catur permainan selalu dimulai oleh pemain dengan bidak putih Karena bergerak lebih dulu pemain putih memiliki peluang untuk menjadi yang pertama menyerangAdel dan Purwanto melanjutkan investigasi rahasia mereka dengan mengunjungi anak-anak di fasilitas LPSK Lembaga P