Cuplikan Chapter ini
BAB 14 Bahagia dengan pilihan sendiriapapun ituJauhlebih menyenangkan daripada menerima sesuatu dengan terpaksaAku panik bukan kepalang Kepalaku seolah berputar Sakit rasanya Kaca-kaca jendela di rumahku berantakan Batu-batu itu juga menyasar jendela di balkon Begitulah pengakuan mamah Aku tidak bisa membayangkan ketakutan mamah tadi Mamah bersembunyi di kamar hanya sesekali keluar kamar melihat keadaan di ruang tamu Naik ke atas lalu turun lagi Pecahannya membuatku naik pitam