Cuplikan Chapter ini
Kepala Nadia terasa begitu berisik seakan ada ruang di dalam sana yang tak pernah benar-benar sunyi Setiap kali ia melangkah setiap kali ia melakukan sesuatu bayangan Papa selalu datang menyertainyahadir tanpa dipanggil tak pergi walau ia sudah berusaha mengabaikannya Riak di kepalanya begitu berat terlalu banyak untuk diurai sendirian Sementara dunia di luar sana terus berjalan menuntutnya untuk tetap tenang tetap tersenyum tetap yakin Dan di dalam hatinya ia selalu berdiri di