Cuplikan Chapter ini
Setelah melewati lorong bawah tanah yang terasa seperti berjam-jam akhirnya kami muncul ke permukaanMatahari Dsintransia bersinar dengan warna keemasan yang aneh Bukan seperti matahari di rumah Langitnya ungu muda dengan awan-awan tipis yang bergerak cepat Kami berdiri di tengah padang rumput yang luassavana yang indah dengan rerumputan setinggi pinggang dan pepohonan aneh dengan daun berwarna perak dan ada juga yang warnanya biru tuaWah Masha bergumam di sampingku Cantik jugaJa