Cuplikan Chapter ini
Pamungkas berdiri di lobby apartemen sambil menguap beberapa kali semalam cukup melelahkan Apapun yang terjadi semalam dia yakin semua diluar perhitungan kedua kakaknyaKetika Daisy mendapatkan pekerjaan mendadak ternyata itu bukanlah pekerjaan semesta melainkan pekerjaan dari tangan dingin seseorangAji panggil DaisyPamungkas menoleh melihat Daisy yang sudah rapi dengan Tesa di sampingnya dia pun menangkap Daisy yang berlari memeluknya Hai Day sapanya sambil menguapDaisy