Cuplikan Chapter ini
Resonansi menyebar seperti gelombang suara dalam ruang tanpa dinding Percikan jiwa menari mengelilingi tim seperti kunang-kunang dalam hening yang berat Zyyma berdiri di pusat spiral matanya terpejam napasnya perlahan menyatu dengan napas dimensi itu sendiri Di sekelilingnya lapisan kesadaran berdenyut seperti organ hidup yang belum menemukan bentuknyaRetakan ini bukan tempat yang rusak Ia adalah jiwa yang kehilangan arahCoreflux Tovan terus menyuplai energi dari dasar dimensi me