Cuplikan Chapter ini
Hubungan Inaya dan Bagas semakin dingin percakapan mereka benar-benar seperlunya saja Bahkan Bagas tak pernah berinisiatif untuk berbicara duluanTentu itu membuat Inaya capek Capek bertanya capek digantung capek terus merasa sendirianKebetulan stok kebutuhan pokok di rumah sudah mulai menipis Beras minyak goreng dan telur juga sudah tak bersisaInaya pun memutuskan untuk belanja sekaligus healing sebentar dari hiruk pikuk rumah tangganyaSetelah menyiapkan sarapan Bagas menghampiri