Cuplikan Chapter ini
Fendi sudah mengucurkan keringat di sekujur tubuh Rupanya sosok bertopeng tengkorak itu berjalan mengikutinya Semakin lama semakin membuat jantung Fendi berdegup kencang tak karuan Apalagi kapak di genggaman tangan sosok itu begitu mengkilat tajam siap menebas apa saja yang dikehendakinya termasuk tubuh Fendi yang malang Fendi mengumpulkan segenap keberanian Tidak ada jalan lain selain lari secepat mungkin Tapi bagaimana dengan motornya Ia mencoba naik ke atas motor seraya menghidupk