Cuplikan Chapter ini
Itu adalah pagi yang cerah di awal musim panas Sungai telah kembali ke tepian biasanya Tikus Tanah dan Tikus Air sudah bangun sejak subuh sibuk dengan perahu dan musim berperahuMereka sedang sarapan di ruang tamu kecil mereka ketika ketukan keras terdengar di pintu Masuk kata Tikus AirTikus Tanah membuka pintu dan berseru kaget Tuan BiawakBiawak masuk dengan berat ke ruangan Ia berdiri menatap mereka berdua dengan ekspresi penuh kesungguhanSaatnya telah tiba kata Biawak akhirnya