Cuplikan Chapter ini
Matahari sudahmulai tenggelam menyisakan cahaya emas berkilau di ufuk barat Lama menunggu uang tebusan sampai saat ini tidak juga kunjung datang Arphan mulai gelisah tangan sudah mulai terasa pegal sedari tadi menggenggam sepucuk pistol mengarah ketengkuk Andin Tidak gentar dengan gertakan Kapten Jatmiko malah balik mengancam apa bila dalam tempo setengah jam uang satu milyar belum juga tersedia Anto akan di tembak mati di tempatAncaman ini tidak main-main Arphan telah membuktikan