Cuplikan Chapter ini
Suasana kantin selalu ramai oleh semua penghuni kampus biasanya Ave akan semangat membawa sepiring spageti dan menyantapnya di meja pojok yang menjadi kebanggaannya Tapi kini ia terlihat lesu terduduk di sembarang tempat sembari terdiam menatap sekeliling Mejanya masih kosong tanpa satupun makanan Beberapa saat kemudian personil komplotannya mulai datang mendekatinya Amora menatapnya aneh sembari meletakkan nampan berisi semangkok bakso dan lemon tea dengan kasar Jawab jujur Lo puasa