Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Zona Hijau -DILARANG MASUK-
0
Suka
7,257
Dibaca

Zona Hijau

Sinopsis

Ajie datang ke Zona Hijau dengan tujuan akademik: membawa laporan, pengamatan, dan pengukuran. Namun hutan tak memberinya angka. Yang ia temukan justru lebih dalam: keheningan, gema, dan tanah yang seperti berbicara dalam diam. Dalam pelatihan singkat bersama Mang Sura dan Tama, Ajie perlahan belajar—bahwa tidak semua tempat bisa diukur, dan tidak semua perjalanan membutuhkan peta.

Cerpen ini adalah kesaksian dari seseorang yang memilih duduk dan mendengarkan. Sebuah kisah tentang perubahan dari catatan tanah, tentang rasa takut yang berubah menjadi penasaran, dan tentang seseorang yang datang kembali bukan untuk mencatat, tapi untuk berada.

Zona Hijau adalah wujud hidup dari ayat kedua: "al-ḥamdu lillāhi Rabbil-‘ālamīn"—tempat pujian disuarakan bukan dengan kata, tapi dengan keberadaan. Di sini, manusia hanya satu dari banyak makhluk yang memuliakan kehidupan. Daun, burung Kecitran, dan jamur Kudil Gelap masing-masing punya ritme sendiri. Ketika Rahman sampai di sini pertama kali, langkahnya menjadi lebih ringan tanpa ia sadari—seolah ada yang menyambutnya sejak dulu.

Langkah Pertama ke Tanah

Ajie Wicaksana tiba di Curugparay dengan punggung yang pegal dan pikiran yang sibuk. Ranselnya lebih berat dari yang seharusnya, penuh dengan peralatan lapangan: laptop, perekam suara, kamera kecil, drone kecil, dan sebotol semangat akademik yang dikemas dalam proposal setebal delapan belas halaman.

Ia turun dari mobil bak terbuka yang berdebu, lalu berdiri sejenak di bawah pohon jambu biji yang tumbuh miring. Di depannya, rumah kayu berdinding anyaman bambu berdiri seperti benda yang sengaja dilupakan zaman. Di serambi, seorang lelaki tua duduk bersila, menggulung daun nipah sambil sesekali meniup potongan tembakau kering dari jari-jarinya.

“Ajie?” tanya lelaki itu, tanpa menoleh.

Ajie mengangguk ce...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Zona Hijau -DILARANG MASUK-
andri hasanuddin
Novel
BIMBO
nuralitayu
Cerpen
Menerka Dibalik Kisah Kehidupan
dreaminghand
Novel
Gold
Not in Worderland
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Diary Kelabu Dokter Muda
Jiebon Swadjiwa
Cerpen
Pencuri Waktu (IV)
Penulis N
Novel
Sentinel of Truth
Maquia
Skrip Film
Little Student
Garis pensil
Cerpen
Bronze
Rahasia Hutan Cahaya
Arifin
Cerpen
Samsara Paradox
N.P. Ramadhan
Skrip Film
Bayang bayang Masa Lalu
Whisnu Thomas Julianto
Novel
Temukan Aku!
Rexa Strudel
Cerpen
Bronze
Tragedi Kampus yang Terlupakan
elfrida romaganti pasaribu
Novel
Bronze
Detektif Madison
Glorizna Riza
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Zona Hijau -DILARANG MASUK-
andri hasanuddin
Cerpen
Bronze
ZONA HITAM
andri hasanuddin
Cerpen
Bronze
Suara Tanah Niskala
andri hasanuddin
Cerpen
Bening Membasuh Langkah
andri hasanuddin
Cerpen
Bronze
Tragedi Lembah Raranggi
andri hasanuddin