Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Yang Tetangkap
0
Suka
15,228
Dibaca

Sore itu di pinggiran sungai yang sudah mulai tercemar oleh limbah buatan manusia, seorang pria duduk di tepian dengan sebungkus roti hangat di tangan. Kepalanya menengadah menatap langit dengan datar, entah sudah berapa keluhan yang ia lontarkan setiap hari, tapi yang maha menghidukan tidak juga mau membantu. Mungkin hidup ini hanya sebatas menjalani kehampaan, pikirnya. tidak ada yang namanya 'Sang Maha Kuasa' sejak awal itu hanya para orang tua agar bisa mengatur anak - anak nya dengan mudah. Dengan dalih, para anak yang menurut akan mendapat kehidupan penuh suka cita setelah dibangkitkan dari kematian. Bodoh. Bahkan, dunia ini mengambil semua yang ia miliki. Anak baik yang selalu menurut pada orang tua tanpa pernah melawan, apa ini balasan yang dia berikan kepadanya sebagai anak baik. Apa gunanya menahan diri agar menjadi anak baik kalau yang ia dapat tidak ada bedanya dengan anak berandalan di luar sana.

Pria itu memakan roti yang sedari tadi ia ajak bicara. Tentang tidak adil nya dunia, tentang perih nya menjalani hari tanpa rasa percaya, tentang perih nya di khianati oleh keluarga sendiri.

"Oi, roti sialan. Sebentar lagi aku akan mengambil nyawamu. Padahal kamu tidak pernah minta untuk berada di dunia ini, tapi malah berakhir menyedihkan. Kita itu sama, ya," satu buah roti yang menjadi teman nya sore ini sudah sirna, cahaya matahari yang menyinari kota juga perlahan menghilang.

Setelah menghabiskan makanannya, pria itu segera pergi beranjak dari tepian sungai menuju rumah. Berjalan melewati perkampungan yang kumuh dan memasuki gang yang mengeluarkan bau tidak sedap. Di ujung gang, baru saja ia keluar dari tempat bau sampah yang sangat lembab oleh lumut, tiga orang berjalan menghampiri.

"Wihh, ada anak setan. Keliaran dari siang, nggak kasihan sama orang - orang liat wujud menjijikkan mu ?!" cerca Dema, si anak kaya raya dari seorang penagih hutang.

Salah satu dari tiga...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
We School : Sesak
Putri Lailani
Komik
Bronze
LooP
Mufti wahyudi saili
Cerpen
Bronze
Yang Tetangkap
Godok
Novel
Bronze
COMFORT IN SILENCE
Rina Setianingrum
Novel
Alpha vs Alpha
mikaji Al daufan
Novel
Jalan Emas
Akana.T
Novel
Pintu Putih
Tary Lestari
Novel
Mata Penghancur Kaca
N_Jai.
Skrip Film
DIANA SANG BIDUAN
M Fadly Hasibuan
Novel
Bronze
Detik Terakhir
Herman Siem
Novel
Maitua
intan elsa lantika
Novel
Bronze
TTM
Arslan Cealach
Flash
Orang Asing di Ujung Jembatan
Hans Wysiwyg
Novel
Harsa
Amalia Zahra
Novel
Gold
Ice Cream for Share
Mizan Publishing
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Yang Tetangkap
Godok
Cerpen
Kemusnahan
Godok
Cerpen
Pembersih Riasan
Godok
Cerpen
Bronze
Tuan Kutukan dan Warisan Terakhir
Godok
Cerpen
Bronze
Melukis Masa (Yuu)
Godok
Flash
Bronze
Nasi
Godok
Cerpen
Bronze
Agnosia
Godok
Novel
Gubuk Tengah Hutan
Godok
Cerpen
Bronze
Figure Skating
Godok
Novel
Hey, Cawu!
Godok
Cerpen
Bronze
Beras Orang Kaya
Godok
Novel
Hunter for The Phantom
Godok
Cerpen
Bronze
Kedai Suram
Godok
Cerpen
Bronze
Pareidolia
Godok
Cerpen
Apa Makan Malammu
Godok