Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Yang Tersisa Setelah Kepergianmu
1
Suka
7,861
Dibaca

Titi masih mengingat jelas momen pertama kali melihat senyuman Ardy senyuman yang tidak hanya menawan, tetapi juga memancarkan ketulusan yang membuat waktu seakan berhenti berputar. Senyuman itu hadir seperti cahaya lembut yang memecah pekat, menghapus jarak yang tadinya terasa biasa saja. Ada sesuatu dalam sorot mata Ardy, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata: hangat, teduh, dan diam-diam mengisi ruang yang lama kosong di dalam hati Titi.

Satu tatapan berubah menjadi dua. Satu percakapan berlanjut menjadi puluhan. Kedekatan yang lahir begitu alami membuat mereka seperti dua jiwa yang tanpa sengaja berjalan beriringan. Tiga bulan bersama terasa seperti doa yang tidak pernah selesai diucapkan; kebersamaan yang tidak diminta, namun dirasakan sebagai anugerah yang datang pada waktu paling tepat.

Titi tidak pernah meminta lebih. Tidak ada keterikatan, tidak ada pengakuan, namun hati sudah tahu bahwa Ardy bukan sekadar teman dalam alur hidupny...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Garis Hitam
Ryo Meta Olympia
Cerpen
Bronze
Yang Tersisa Setelah Kepergianmu
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Novel
Reaching For The Star
Dian hastarina
Skrip Film
Sajak.
Kevin Fauzan Arjuna
Flash
Cerdas Cermat
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
PEREMPUAN DALAM KABUT INGATAN
Septia Arya Nugraha
Novel
Bronze
Not Perfect
Butiran Rinso
Novel
The Red String
Dyna Rukmi Harjanti Soeharto
Novel
Bronze
Selimut Merah
Elefen9
Novel
TAK SEKADAR JALAN
Isti Anindya
Novel
The Best (Boy) Friend
Apriani Riska
Novel
Just A Moment
Naa Ruby
Novel
Dat Rosa Mel Apibus
Vitri Dwi Mantik
Novel
Bronze
TERIMA KOST PUTRA
Eko S. Ayata
Novel
Langkah Cinta
YanuarSandieWijaya
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Yang Tersisa Setelah Kepergianmu
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Tidak Ada yang Spesial di Hari Ulang Tahun
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Hujan di Kota Asap
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Hunian
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Daun Terakhir di Ranting yang Sepi
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Belum Usai
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Ujung Fajar
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Raga yang Membeku
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani