Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Watu Belah
1
Suka
3,091
Dibaca

Keluarlah wahai Ki Patih Manik, jangan kau lari dariku. Pangeran Walangsungsang pun melaksanakan sholat sunah diatas batu tersebut, sesudah selesai sholat batu tersebut pun mulai retak dan terbelah. Krek krekk.. Kemudian sosok Ki Patih Manik pun keluar dari batu tersebut. Aaaaaaa ampun pangeran, saya mengaku kalah jangan sakiti saya. Dengan ketakutan Ki Patih Manik kabur dan lari menggelinding kan diri seperti batu menuju pemukiman warga. Lalu Ki Patih Manik melepaskan semua baju...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Watu Belah
Alfiyah Salsabila
Novel
Gold
Gulag
Bentang Pustaka
Novel
Segitiga Emas
Novia SR
Novel
Pita Merah
Miftachul W. Abdullah
Novel
Gold
Indonesia Poenja Tjerita
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Sang Penyair
gamblangmas
Novel
Bronze
CLUB FANTASY
glowedy
Novel
Melawan Buku Takdir
Tangguh Idi Pangestu
Cerpen
Bronze
aku dan kehidupanku di masa covid_19 hingga selesai
Nazwa khoirunisa
Flash
Footprints in the Sands of Time
Rizky Yahya
Novel
RENJANA
Nadia N
Novel
Dahlia Merah di Penghujung Abad
tuhu
Flash
Bronze
Merah-Merahnya Toko Merah
Silvarani
Novel
Gold
Berjuang di tanah rantau
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Jrakkon
Aryan nanda syahputra
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Watu Belah
Alfiyah Salsabila
Cerpen
Bronze
Cinta Rayna
Alfiyah Salsabila