Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Watu Belah
1
Suka
4,550
Dibaca

Keluarlah wahai Ki Patih Manik, jangan kau lari dariku. Pangeran Walangsungsang pun melaksanakan sholat sunah diatas batu tersebut, sesudah selesai sholat batu tersebut pun mulai retak dan terbelah. Krek krekk.. Kemudian sosok Ki Patih Manik pun keluar dari batu tersebut. Aaaaaaa ampun pangeran, saya mengaku kalah jangan sakiti saya. Dengan ketakutan Ki Patih Manik kabur dan lari menggelinding kan diri seperti batu menuju pemukiman warga. Lalu Ki Patih Manik melepaskan semua baju...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Watu Belah
Alfiyah Salsabila
Novel
Gold
Pirates and Emperors
Bentang Pustaka
Cerpen
Kujang
Galang Gelar Taqwa
Novel
Gold
Ini Bukan Kudeta
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Pesan Sang Kaisar
Ahmad Muhaimin
Flash
Unjuk Rasa; Bung kecil berhati besar
Rizky aditya
Novel
Luka Lama Sarah
Ery Sithi Badriyya
Novel
Bronze
Satru Mataram [Sepasang Pendekar Pedang Cinta]
Sri Wintala Achmad
Novel
Duda Anak Satu Dikontrak Wanita Konglo
Maulana Alhaeri
Flash
Keris Bima Sakti: The Return of Jena Teke
Vitri Dwi Mantik
Novel
BERNGA
Charlotte Diana
Flash
Bronze
GARA-GARA PINJOL
HERLIYAN BERCO
Novel
General Kyy: Legend of War and Peace
Rizky Yahya
Novel
Bronze
Legenda Negeri Bharata
Putu Felisia
Flash
Bronze
Membunuh Subuh
Silvarani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Watu Belah
Alfiyah Salsabila
Cerpen
Bronze
Cinta Rayna
Alfiyah Salsabila