Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Watu Belah
1
Suka
3,644
Dibaca

Keluarlah wahai Ki Patih Manik, jangan kau lari dariku. Pangeran Walangsungsang pun melaksanakan sholat sunah diatas batu tersebut, sesudah selesai sholat batu tersebut pun mulai retak dan terbelah. Krek krekk.. Kemudian sosok Ki Patih Manik pun keluar dari batu tersebut. Aaaaaaa ampun pangeran, saya mengaku kalah jangan sakiti saya. Dengan ketakutan Ki Patih Manik kabur dan lari menggelinding kan diri seperti batu menuju pemukiman warga. Lalu Ki Patih Manik melepaskan semua baju...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Watu Belah
Alfiyah Salsabila
Novel
Jurnal Perjalanan Siswa
Alif Rizaldy Azra
Novel
Ayahku Seorang Pembohong
Azizah Delviana
Cerpen
Bronze
Di Balik 1998
Imajinasiku
Novel
Gold
Dunia Sophie
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Semburat Kelabu
Gia Oro
Novel
Bronze
Semalam Seharga Satu Miliar
Risti Windri Pabendan
Novel
Bronze
Melawan Lupa Mereka Bilang Ayahku Penghianat
Emma Kulzum
Cerpen
Bronze
Selepas Hujan
Anisha Dayu
Novel
Kesempatan Kedua untuk Mengenalmu
Sahrial Pratama
Novel
Hong, Qilin, dan Dua Negeri
Petrus Setiawan
Novel
Bronze
Sang Penyair
gamblangmas
Novel
Bronze
Inikah Rasanya Kehilangan
Okhie vellino erianto
Novel
Gold
Wuhan Diary
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Who Rules the World
Bentang Pustaka
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Watu Belah
Alfiyah Salsabila
Cerpen
Bronze
Cinta Rayna
Alfiyah Salsabila