Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Watu Belah
1
Suka
3,412
Dibaca

Keluarlah wahai Ki Patih Manik, jangan kau lari dariku. Pangeran Walangsungsang pun melaksanakan sholat sunah diatas batu tersebut, sesudah selesai sholat batu tersebut pun mulai retak dan terbelah. Krek krekk.. Kemudian sosok Ki Patih Manik pun keluar dari batu tersebut. Aaaaaaa ampun pangeran, saya mengaku kalah jangan sakiti saya. Dengan ketakutan Ki Patih Manik kabur dan lari menggelinding kan diri seperti batu menuju pemukiman warga. Lalu Ki Patih Manik melepaskan semua baju...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Watu Belah
Alfiyah Salsabila
Novel
KITAB BUMI LANGIT
Ade Imam Julipar
Novel
Bronze
Menikah dengan Pria yang Membenci Ibu Kandungku
Okhie vellino erianto
Novel
Gold
Andai Aku Hidup Sekali Lagi
Mizan Publishing
Novel
Gold
KKPK Aku Calon Presiden
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Memories
Aldy Purwanto
Cerpen
Adalah Suatu Kehormatan
Adinda Amalia
Novel
BAHAGIA BERSAMAMU
Mário de Oliveira Pires
Novel
KISAHKU: LUNA
Deviannistia Suyonoputri
Novel
Dahlia Merah di Penghujung Abad
tuhu
Novel
Bronze
SURAT CINTA AGAM
Embart nugroho
Novel
Bronze
Antara Kamu dan Dia
Risti Windri Pabendan
Novel
Dibawah atap yang sama
Yuni ekawaty
Novel
Gold
Who Rules the World
Bentang Pustaka
Cerpen
Bronze
Jejak Waktu di Sungai Nil
Yantosupriadi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Watu Belah
Alfiyah Salsabila
Cerpen
Bronze
Cinta Rayna
Alfiyah Salsabila