Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Warisan yang Terlupa
0
Suka
16,113
Dibaca

Supono duduk di teras rumah yang baru selesai direnovasi. Angin sore dari arah timur mengibaskan ujung sarungnya. Di depannya, terbentang sawah hijau kekuningan siap panen. Langit di atas desa itu cerah, secerah nasib yang ia perjuangkan seumur hidupnya.

 

Tak pernah Supono bayangkan akan bisa pulang kembali ke kampung dengan kepala tegak. Ia, hanya anak tukang sapu pasar yang dulu sekolah dengan seragam tambal sulam, kini pensiunan pegawai negeri yang cukup disegani. Semua itu bukan sulap, tapi hasil dari belajar tanpa lelah, bekerja tanpa henti, dan berdoa dengan tulus hati.

 

Berpuluh tahun Supono menapaki jenjang...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati
Novel
Bronze
Remedi
Aditian Nugraha
Novel
Dear, diary
Liepiescesha
Novel
Keluarga Terkutuk
Wiwit Widianti
Skrip Film
Rice to Meet You (Screenplay)
Muhammad Ghifari Aldiansyah
Flash
Kembali
Halfmoon Smile
Cerpen
Bronze
diambang kebencian
nanajemi
Novel
Udumbara
Yoru Akira
Flash
Ellipsism de Nocte
Aisyah KW
Cerpen
Bronze
Akhirnya Terjawab Sudah
Yovinus
Komik
Bronze
g punk
Jefrianto
Flash
Perang Terbuka
Berkat Studio
Novel
Bronze
Tahanan Patung Pemuda
Kim Sabu
Novel
Love Letter
Benedikta Sonia
Novel
Mendung tak berarti hujan
Wahyuni khoerul
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-7
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Di Antara Dua Perempuan
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Ketika Senja Membawa Cinta
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Salahkah Rinduku
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Hati Seorang Sahabat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-6
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mengantar Kondangan
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati