Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Warisan yang Terlupa
0
Suka
15,287
Dibaca

Supono duduk di teras rumah yang baru selesai direnovasi. Angin sore dari arah timur mengibaskan ujung sarungnya. Di depannya, terbentang sawah hijau kekuningan siap panen. Langit di atas desa itu cerah, secerah nasib yang ia perjuangkan seumur hidupnya.

 

Tak pernah Supono bayangkan akan bisa pulang kembali ke kampung dengan kepala tegak. Ia, hanya anak tukang sapu pasar yang dulu sekolah dengan seragam tambal sulam, kini pensiunan pegawai negeri yang cukup disegani. Semua itu bukan sulap, tapi hasil dari belajar tanpa lelah, bekerja tanpa henti, dan berdoa dengan tulus hati.

 

Berpuluh tahun Supono menapaki jenjang...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati
Novel
Bronze
Gunting
Yuditeha
Flash
Toxic
Donquixote
Flash
Bronze
Kalau Aku Anak Panti, Memang Kenapa?
Nuel Lubis
Flash
Titik Nol
Hans Wysiwyg
Novel
Butterfly
Yulia Fahri
Novel
Rumah Tanpa Kasih
Luv
Flash
Bronze
Pelecehan Verbal
Gia Oro
Cerpen
Bronze
PERAWAN
Iman Siputra
Novel
Punggung Dewi
Januar EL Capirco
Komik
Asiknya Memanen Pala Saat Sasi
Nurbaya Pulhehe
Skrip Film
No Marriage Agreement
Herman Siem
Flash
Spidol Biru
Ralali Sinaw
Novel
Sanubari
Imajiner
Skrip Film
Nge-Band! 103
Yorandy Milan Soraga
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rindu yang Terburu
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mendung Masih Bergelayut
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Ketika Senja Membawa Cinta
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Salahkah Rinduku
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-4
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Hati Seorang Sahabat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-6
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rencana Lain
Munkhayati