Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Wadah Baru
1
Suka
4,961
Dibaca

Refan berdiri di tengah jalan setapak, tangannya terangkat tinggi, seolah mencoba menangkap sinar matahari yang menyelinap di sela-sela dedaunan. Di sekitarnya, teman-temannya berjalan santai, tertawa kecil sambil membawa bekal piknik. Mereka menuju sebuah gubuk tua di tengah hutan Pinus Wilis, Jawa Timur, yang konon dulu menjadi tempat tinggal seorang dukun legendaris bernama Mbah Kusoy. Refan, seorang mahasiswa arkeologi berusia 22 tahun yang penuh semangat petualang, memimpin rombongan itu. Ia tumbuh di desa terpencil, selalu penasaran dengan misteri se...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Wadah Baru
Ron Nee Soo
Novel
Awakening - Sixth Sense
Kevin Aryanto Wijaya
Novel
Gold
We Have Always Lived in the Castle
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Lorong yang Tak Pernah Ada
NUR FARKAN
Cerpen
Bronze
Nyawa Kesembilan
Glorizna Riza
Novel
Hantu Kelapa Sawit
Kenon BB
Novel
Gold
Fantasteen: Ivore dan Akoya
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Guru BU Ratmi
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Di Balik Layar
Johanes Gurning
Novel
PESANTREN KILAT
Hesti Ary Windiastuti
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Hiroshima
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Tiga Hari Berpetualang di Alam Lain
Siti Nashuha
Novel
Bronze
Jamkos ~Novel~
Herman Sim
Novel
TRAWANG
Marion D'rossi
Cerpen
Bronze
Ayah, Ke Mana Orang-Orang Setelah Mati?
Jasma Ryadi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Wadah Baru
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Dalam Cinta Kubertanya?
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Waktu Bahagia
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Happy Wedding
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Beban di Pundak Pak Darmawan
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Nyanyian Kode
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Payung Hujan dan Teh Ajaib
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Rasa Kehilangan
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Burung-burung yang Mati
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Dua Tahun Lagi
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Bayang
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Memahat Jalan
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Ironi Kotak Amal Sekolah
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Sejenak Rindu Pada Sastrawan Hujan Bulan Juni
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Hal yang Selalu Dipikirkan Siswa adalah Pulang
Ron Nee Soo