Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Villa Arya Tri Sukmo
0
Suka
2,765
Dibaca

Alin menutup mulutnya dengan telapak tangan sebelah kanan. Sudah hampir lima kali, ia menguap. Mata kuliah Anatomi Tubuh kali ini, benar-benar membuatnya ngantuk berat. Padahal, mata kuliah ini, salah satu mata kuliah favoritnya. Hanya saja, dosen yang biasa mengajar tidak bisa hadir karena ada kepentingan mendesak. Sehingga digantikan oleh asistennya yang cara mengajarnya kaku dan tanpa semangat. Beruntung, ia duduk di kursi paling belakang.

Ponsel Alin bergetar, ia membuka tas, lalu melihat, siapa yang menghubunginya? Ada satu pesan masuk dari Mama Arumi. 

[Lin, kamu bisa pulang sekarang? Ayahmu kritis. Dari tadi, ia terus menanyakanmu] 

Tanpa berpikir panjang, Alin langsung memasukkan buku dan pulpen yang ada di atas meja ke dalam tas. Kemudian, ia mengangkat tangan sambil berdiri. "Pak, maaf!" teriaknya. 

"Ada apa?" Asisten dosen itu menghentikan penjelasannya. 

Alin langsung berjalan ke depan. Tangan kanannya, memegang ponsel sebagai bukti jika Asisten dosen itu tidak percaya dengan ucapannya. "Maaf, Pak. Saya harus pulang sekarang juga. Ayah saya sedang kritis di rumah sakit dan beliau terus-terusan menanyakan saya. Ini, saya dapat kabar dari Mama." 

"Tak perlu. Saya percaya ucapanmu." Asisten dosen itu tidak menerima ponsel yang diserahkan Alin. 

"Terima kasih, Pak." Alin langsung mencium punggung tangan asisten dosen itu. Tanpa berkata apa-apa lagi, ia langsung meninggalkan ruang kuliah. 

Alin berlari mengurusi lorong. Ia tak memperdulikan berpuluh pasang mata yang menatapnya heran. Air mata tak sanggup lagi dibendungnya. Sampai di parkiran, ia ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Villa Arya Tri Sukmo
Azizah Noor Qolam
Novel
Gold
Kosong
Bentang Pustaka
Skrip Film
GARGARDI #Script
Aniela
Cerpen
Bronze
Orang yang Sama
Jasma Ryadi
Novel
GRAMOFON
Embart nugroho
Cerpen
Dua Orang Penggali Tanah
Ega Pratama
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Novel
Bronze
ATM Antrian Tengah Malam
Herman Siem
Flash
LEMBUR
Destiara Kim
Cerpen
Bronze
Stasiun Kosong
Azizah Noor Qolam
Novel
Misteri Hotel Tua di Bangkok
Aisah
Novel
Gold
Salon Tua
Bentang Pustaka
Cerpen
Bronze
Panggilan 000
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Sesal
Sofiza
Cerpen
Bronze
Boneka Bobo
Christian Shonda Benyamin
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Villa Arya Tri Sukmo
Azizah Noor Qolam
Cerpen
Bronze
Stasiun Kosong
Azizah Noor Qolam
Cerpen
Bronze
LUNAS
Azizah Noor Qolam
Novel
Mencari Tuhan
Azizah Noor Qolam
Cerpen
Bronze
Bunga Malam
Azizah Noor Qolam
Novel
Dua Sisi
Azizah Noor Qolam
Novel
Cinta Terakhir Advika
Azizah Noor Qolam
Novel
Luka Terindah
Azizah Noor Qolam
Novel
Dua Sisi
Azizah Noor Qolam