Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Villa Arya Tri Sukmo
1
Suka
3,944
Dibaca

Alin menutup mulutnya dengan telapak tangan sebelah kanan. Sudah hampir lima kali, ia menguap. Mata kuliah Anatomi Tubuh kali ini, benar-benar membuatnya ngantuk berat. Padahal, mata kuliah ini, salah satu mata kuliah favoritnya. Hanya saja, dosen yang biasa mengajar tidak bisa hadir karena ada kepentingan mendesak. Sehingga digantikan oleh asistennya yang cara mengajarnya kaku dan tanpa semangat. Beruntung, ia duduk di kursi paling belakang.

Ponsel Alin bergetar, ia membuka tas, lalu melihat, siapa yang menghubunginya? Ada satu pesan masuk dari Mama Arumi. 

[Lin, kamu bisa pulang sekarang? Ayahmu kritis. Dari tadi, ia terus menanyakanmu] 

Tanpa berpikir panjang, Alin langsung memasukkan buku dan pulpen yang ada di atas meja ke dalam tas. Kemudian, ia mengangkat tangan sambil berdiri. "Pak, maaf!" teriaknya. 

"Ada apa?" Asisten dosen itu menghentikan penjelasannya. 

Alin langsung berjalan ke depan. Tangan kanannya, memegang ponsel sebagai bukti jika Asisten dosen itu tidak percaya dengan ucapannya. "Maaf, Pak. Saya harus pulang sekarang juga. Ayah saya sedang kritis di rumah sakit dan beliau terus-terusan menanyakan saya. Ini, saya dapat kabar dari Mama." 

"Tak perlu. Saya percaya ucapanmu." Asisten dosen itu tidak menerima ponsel yang diserahkan Alin. 

"Terima kasih, Pak." Alin langsung mencium punggung tangan asisten dosen itu. Tanpa berkata apa-apa lagi, ia langsung meninggalkan ruang kuliah. 

Alin berlari mengurusi lorong. Ia tak memperdulikan berpuluh pasang mata yang menatapnya heran. Air mata tak sanggup lagi dibendungnya. Sampai di parkiran, ia ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Villa Arya Tri Sukmo
Azizah Noor Qolam
Novel
Misteri Caraka
Sisca Wiryawan
Skrip Film
Rayuan Maut Pulau Kelabu
Arlita Dela
Cerpen
Bronze
Terkutuk
Christian Shonda Benyamin
Flash
Penghuni Lantai Tiga
Penulis N
Flash
Lift
Jasma Ryadi
Komik
Bronze
Perjalanan Dua Dunia
Maria Nur Karimah
Cerpen
Bronze
Orderan ojol ke kuburan
Muh al fatah
Komik
Bronze
Serem Sirep
Andrianto
Flash
Bronze
Biru dan Tamunya
SIONE
Novel
Bronze
SELAMAT MALAM, KANIA
Rosi Ochiemuh
Flash
Sebuah Ritual Pemanggilan
Matrioska
Novel
Kisah ku dengan para hantu
Katia
Skrip Film
RANJANG OPA & KERANJANG OMA
Vitri Dwi Mantik
Komik
Teror di Kampung Sanes
Alfisyahrin Zulfahri Akbar
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Villa Arya Tri Sukmo
Azizah Noor Qolam
Novel
Cinta Terakhir Advika
Azizah Noor Qolam
Novel
Mencari Tuhan
Azizah Noor Qolam
Cerpen
Bronze
Stasiun Kosong
Azizah Noor Qolam
Cerpen
Bronze
Bunga Malam
Azizah Noor Qolam
Novel
Berlawanan Rasa
Azizah Noor Qolam
Novel
Dua Sisi
Azizah Noor Qolam
Cerpen
Bronze
LUNAS
Azizah Noor Qolam
Novel
Luka Terindah
Azizah Noor Qolam
Novel
Dua Sisi
Azizah Noor Qolam