Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Utang Dulu, Man!
2
Suka
2,674
Dibaca

Batavia, 1943

Panas hari ini bukan cuma dari matahari yang menggantung garang di langit Batavia. Panasnya merayap dari aspal, dari laras senapan serdadu Jepang yang berpatroli dengan langkah-langkah kaku, dan dari tatapan mata para Kempeitai yang menyelinap tanpa suara di keramaian pasar.

Panas itu juga bersumber dari perut-perut kami yang lebih sering diisi angin dan waswas daripada nasi. Aku duduk di dingklik kayuku yang reyot, dengan etalase kecil berisi beberapa pak rokok kretek cap Tiga Nona dan tumpukan tembakau linting yang warnanya kian memucat. Dagangan yang kian hari kian sulit didapat, seperti halnya harapan.

Aku tak bisa membaca aksara di koran bekas yang menjadi pembungkus tembakau, tapi aku bisa ‘membaca’ wajah orang. Wajah takut saat serdadu melintas, wajah lapar ya...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Utang Dulu, Man!
Mer Deliani
Novel
Bronze
Labirin Hati
Astrid Ayu Septaviani
Novel
KAMANDAKA : Pemilik Ketampanan Abadi
Langit Berawan
Novel
Lima Bintang Jatuh di Halaman
Aimaru Roen
Novel
Bronze
Dasakriya; Dhalang Kraman dari Lembah Hulawardane
Juli Prasetya
Novel
Gold
Gulag
Bentang Pustaka
Novel
SkyLynne
Ayang Afrianti
Novel
Gold
Pirates and Emperors
Bentang Pustaka
Novel
Rana Cinta
Dee_ane
Novel
Gold
Ahok
Noura Publishing
Novel
Bronze
The Missing Killer
Erena Agapi
Novel
DIKEJAR DOSA
Donny Sixx
Novel
Bronze
Apakah aku salah mencintai wanita tua
Afandi
Novel
Gold
Buya Hamka
Falcon Publishing
Novel
Badik Terakhir di Tanah Bertuan
Indah Leony Suwarno
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Utang Dulu, Man!
Mer Deliani
Novel
La Arus
Mer Deliani
Novel
Jangan Sentuh Lukaku
Mer Deliani
Flash
Payung Hitam
Mer Deliani
Cerpen
Ardi Si Cadet yang Beruntung
Mer Deliani
Cerpen
Kalau Aku Ganti Suami?
Mer Deliani