Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Utang Dulu, Man!
2
Suka
3,288
Dibaca

Batavia, 1943

Panas hari ini bukan cuma dari matahari yang menggantung garang di langit Batavia. Panasnya merayap dari aspal, dari laras senapan serdadu Jepang yang berpatroli dengan langkah-langkah kaku, dan dari tatapan mata para Kempeitai yang menyelinap tanpa suara di keramaian pasar.

Panas itu juga bersumber dari perut-perut kami yang lebih sering diisi angin dan waswas daripada nasi. Aku duduk di dingklik kayuku yang reyot, dengan etalase kecil berisi beberapa pak rokok kretek cap Tiga Nona dan tumpukan tembakau linting yang warnanya kian memucat. Dagangan yang kian hari kian sulit didapat, seperti halnya harapan.

Aku tak bisa membaca aksara di koran bekas yang menjadi pembungkus tembakau, tapi aku bisa ‘membaca’ wajah orang. Wajah takut saat serdadu melintas, wajah lapar ya...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Utang Dulu, Man!
Mer Deliani
Novel
Home Eventually
Jiw April
Cerpen
Bronze
Hasud (t)
Muhaimin El Lawi
Novel
OMAH CODE
Era Ari Astanto
Novel
TEROR SETAN BUNTING
Ahmad Barnash
Novel
Gold
Saat-Saat Terakhir Bersama Soeharto
Bentang Pustaka
Novel
DIVIDE ET IMPERA
Sastra Introvert
Novel
Gold
Mendidik Pemenang Bukan Pecundang
Bentang Pustaka
Cerpen
Racun Menghalalkan
Temu Sunyi
Novel
The Sin Of Kalantaka
Ann Aizawa
Cerpen
Sketsa Mulia Di Langit Jakarta
Rizki Mubarok
Novel
SANDAL JEPIT dan KAOS OBLONG
Umar alattas
Novel
Para Pengganti
Agung Satriawan
Novel
Takdir Hatiku
Siska meysyana
Cerpen
Punarbhawa
Salman Faris
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Utang Dulu, Man!
Mer Deliani
Cerpen
Kalau Aku Ganti Suami?
Mer Deliani
Flash
Payung Hitam
Mer Deliani
Novel
Jangan Sentuh Lukaku
Mer Deliani
Cerpen
Bronze
Ardi Si Cadet yang Beruntung
Mer Deliani
Novel
La Arus
Mer Deliani