Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Utang Dulu, Man!
2
Suka
4,155
Dibaca

Batavia, 1943

Panas hari ini bukan cuma dari matahari yang menggantung garang di langit Batavia. Panasnya merayap dari aspal, dari laras senapan serdadu Jepang yang berpatroli dengan langkah-langkah kaku, dan dari tatapan mata para Kempeitai yang menyelinap tanpa suara di keramaian pasar.

Panas itu juga bersumber dari perut-perut kami yang lebih sering diisi angin dan waswas daripada nasi. Aku duduk di dingklik kayuku yang reyot, dengan etalase kecil berisi beberapa pak rokok kretek cap Tiga Nona dan tumpukan tembakau linting yang warnanya kian memucat. Dagangan yang kian hari kian sulit didapat, seperti halnya harapan.

Aku tak bisa membaca aksara di koran bekas yang menjadi pembungkus tembakau, tapi aku bisa ‘membaca’ wajah orang. Wajah takut saat serdadu melintas, wajah lapar ya...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Utang Dulu, Man!
Mer Deliani
Novel
Bronze
Suara Sepatu Lars
Aldy Istanzia Wiguna
Novel
Gold
Ini Bukan Kudeta
Mizan Publishing
Cerpen
Racun Menghalalkan
Temu Sunyi
Novel
Gold
Gulag
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Alibaba`s World
Noura Publishing
Novel
Punchline Terakhir
Lestyo Haryanto
Novel
No Marriage is Perfect
NonaAquarius
Novel
PUNK KE PUNCAK
Suhendra
Novel
Pita Merah
Miftachul W. Abdullah
Cerpen
Bronze
Hasud (t)
Muhaimin El Lawi
Novel
Gold
From Zero to Zero
Noura Publishing
Novel
Gold
Mencari Buah Simalakama
Bentang Pustaka
Novel
JAIL AND E
Kukuh Ageng Pribowo
Novel
Pangledjar
Donny Setiawan
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Utang Dulu, Man!
Mer Deliani
Novel
La Arus
Mer Deliani
Cerpen
Bronze
Ardi Si Cadet yang Beruntung
Mer Deliani
Cerpen
Kalau Aku Ganti Suami?
Mer Deliani
Flash
Payung Hitam
Mer Deliani
Novel
Jangan Sentuh Lukaku
Mer Deliani