Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Utang Dulu, Man!
2
Suka
2,051
Dibaca

Batavia, 1943

Panas hari ini bukan cuma dari matahari yang menggantung garang di langit Batavia. Panasnya merayap dari aspal, dari laras senapan serdadu Jepang yang berpatroli dengan langkah-langkah kaku, dan dari tatapan mata para Kempeitai yang menyelinap tanpa suara di keramaian pasar.

Panas itu juga bersumber dari perut-perut kami yang lebih sering diisi angin dan waswas daripada nasi. Aku duduk di dingklik kayuku yang reyot, dengan etalase kecil berisi beberapa pak rokok kretek cap Tiga Nona dan tumpukan tembakau linting yang warnanya kian memucat. Dagangan yang kian hari kian sulit didapat, seperti halnya harapan.

Aku tak bisa membaca aksara di koran bekas yang menjadi pembungkus tembakau, tapi aku bisa ‘membaca’ wajah orang. Wajah takut saat serdadu melintas, wajah lapar ya...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Utang Dulu, Man!
Mer Deliani
Cerpen
Bronze
September di Kota Kembang
Silvarani
Novel
Tan Hua Di Kolam Darah
LaVerna
Novel
Kembang Berdendang
Omius
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Keempat: Fajar di Batavia
Kingdenie
Novel
Henkjan
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Cerpen
Henkjan & Hantu Pabrik Gula (2)
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Cerpen
Sabda Tuan Tanah
Temu Sunyi
Novel
Dahlia Merah di Penghujung Abad
tuhu
Novel
Bronze
BANJIR DARAH NEGERI DHAHA
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Sunan Drajat
Mahmud
Novel
Dibawah atap yang sama
Yuni ekawaty
Novel
0 (Nol) Mutlak
Sancka Stella
Novel
Bronze
GENTA GELAS NEIRA
Nini Avieni
Novel
BELENGGU DENDAM
Freya
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Utang Dulu, Man!
Mer Deliani
Flash
Payung Hitam
Mer Deliani
Cerpen
Ardi Si Cadet yang Beruntung
Mer Deliani
Novel
Jangan Sentuh Lukaku
Mer Deliani
Novel
La Arus
Mer Deliani
Cerpen
Kalau Aku Ganti Suami?
Mer Deliani