Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Utang Dulu, Man!
2
Suka
2,230
Dibaca

Batavia, 1943

Panas hari ini bukan cuma dari matahari yang menggantung garang di langit Batavia. Panasnya merayap dari aspal, dari laras senapan serdadu Jepang yang berpatroli dengan langkah-langkah kaku, dan dari tatapan mata para Kempeitai yang menyelinap tanpa suara di keramaian pasar.

Panas itu juga bersumber dari perut-perut kami yang lebih sering diisi angin dan waswas daripada nasi. Aku duduk di dingklik kayuku yang reyot, dengan etalase kecil berisi beberapa pak rokok kretek cap Tiga Nona dan tumpukan tembakau linting yang warnanya kian memucat. Dagangan yang kian hari kian sulit didapat, seperti halnya harapan.

Aku tak bisa membaca aksara di koran bekas yang menjadi pembungkus tembakau, tapi aku bisa ‘membaca’ wajah orang. Wajah takut saat serdadu melintas, wajah lapar ya...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Utang Dulu, Man!
Mer Deliani
Novel
La Arus
Mer Deliani
Flash
Bronze
GARA-GARA PINJOL
HERLIYAN BERCO
Novel
Prahara DiCameti Galing
mang giok
Flash
HORUS-God of Truce
Donquixote
Flash
Sang Hyang Wenang
Nur Khafidhin
Novel
Dahlia Merah di Penghujung Abad
tuhu
Novel
Bronze
ISYARAT YANG TERJAWAB
Rizal Azmi
Novel
Gold
Digital Nation Movement
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Dua Puluh Lima Tahun
Khatulistiwa
Skrip Film
Sandyakala Payodanagari "Gardajita"
dian mayasari
Flash
1983. Kesaksian
Nur Rama Data Kapentas
Flash
The Descendant of Murderer
Matrioska
Novel
Bronze
Legenda Negeri Bharata
Putu Felisia
Flash
The Wizard
Kiko
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Utang Dulu, Man!
Mer Deliani
Novel
La Arus
Mer Deliani
Flash
Payung Hitam
Mer Deliani
Cerpen
Kalau Aku Ganti Suami?
Mer Deliani
Cerpen
Ardi Si Cadet yang Beruntung
Mer Deliani
Novel
Jangan Sentuh Lukaku
Mer Deliani