Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Usman dan Ujang, Suatu Kali
2
Suka
5,718
Dibaca

Usman bangun dengan mata pedih, ingin digapainya itu mimpi, tangisan-tangisan kedamaian tapi ia tidak mampu. Sekali lagi ia berkata “Ah, itu hanya mimpi”.

Menunggu, menatap jauh ke arah jendela, cahaya pagi yang cerah dan tidak menyilaukan, biru. Mimpi itu seakan menarik Usman untuk pergi bersamanya, menangis penuh kedamaian. Ia harus bangun menemui hari ini, mimpi.

“Ah itu hanya mimpi. Hidup ya hidup, tetap seperti ini, penuh kekecewaan atas semuanya,...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Usman dan Ujang, Suatu Kali
Harsa Permata
Cerpen
Bronze
Bulan Tidak Terbit
Mala Armelia
Cerpen
Mata Cekung Mbah Kukung
Nabil Jawad
Cerpen
Bronze
Pendorong Gerobak
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Raga yang Membeku
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Basa Basi Bisa
Zakiyatus Solihah
Cerpen
Bronze
Lentera Pecah
Alya Nazira
Cerpen
Pasar Bisa Diciptakan
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Wannabe
Zaki S. Piere
Cerpen
Bronze
Sebuah Pilihan untuk Dikenang
I Putu Agus Yoga Permana
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Bacaan untuk Seb
Amarta Shandy
Cerpen
Bronze
Menunggu Petang
spacekantor
Cerpen
Tak ada nama dikota ini
Raudatul Jannah
Cerpen
Bronze
06 Sang Pengamat
Bima Kagumi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Usman dan Ujang, Suatu Kali
Harsa Permata