Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
0
Suka
854
Dibaca

1. Jejak yang Tertinggal

 

Beberapa tahun yang lalu di sebuah kamar kost...

Elan, mahasiswa semester awal Filkom, memulai langkah sunyinya menyusun puisi-puisi peninggalan seoang penyair tua. Di kamar kos yang sempit, tak ada panggung gemerlap, hanya tekad sederhana untuk menghormati pertemuan masa kecil yang mengubah hidupnya.

Di sudut sebuah kamar kos yang sempit, Elan duduk di depan laptop tua yang sudah lama tidak diganti. Di meja kerjanya, lembaran-lembaran puisi sang penyair tua tergeletak begitu saja. Beberapa halaman sudah tampak usang, sebagian tertutup coretan tinta biru yang sudah mulai pudar.

Dia merasakan debaran di dada, seperti masuk ke dalam dunia yang tidak sepenuhnya dia pahami, tapi dia tahu bahwa ini adalah langkah yang harus diambil. Sebagai seorang mahasiswa Filkom, dia tidak pernah membayangkan akan melangkah ke dunia penerbitan, apalagi menjadi penyelenggara sebuah buku puisi yang karyanya berasal dari seorang penyair tua yang hampir dilupakan.

Saat itu, seorang Farelan Egi Wirantara tidak mengenal istilah gengsi atau keberhasilan dalam penerbitan buku. Yang ada hanyalah semangat untuk memberikan penghormatan kepada sang penyair tua, yang pernah menjadi guru hidupnya. Penyair itu tidak hanya mengajarkannya tentang puisi, tetapi juga tentang kehidupan, tentang bagaimana menerima kehilangan, dan bagaimana melihat keindahan dalam kesedihan.

"Kalau bukan a...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
Indra Afriza Arsad
Cerpen
KALAU ADA YANG SULIT, KENAPA HARUS DIPERMUDAH?
Yunia Susanti
Cerpen
Off The Record
Nazila
Cerpen
Buruk Cermin Muka Dibelah
hyu
Cerpen
Makam keramat
Ridhawd
Cerpen
Beranda Kecil
Penulis N
Cerpen
Bronze
Duwa Nyawa
Silvarani
Cerpen
Harapan
Cassandra Reina
Cerpen
Bronze
Selayaknya Ampas Kopi
KusumaBagus Suseno
Cerpen
Bronze
LES MISERAMBLES
Atis Dee Jay
Cerpen
TAPAKAN
thoriq andrian
Cerpen
Sirkus Parlemen
Desto Prastowo
Cerpen
ETER
se
Cerpen
Sejarah Pandemi
Athoillah
Cerpen
Tempat Les Kak April
Yadani Febi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
Indra Afriza Arsad
Flash
N-P-D
Indra Afriza Arsad
Flash
Jarak
Indra Afriza Arsad
Flash
Topeng
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Kopitaloka: Rumah Yang Kebetulan Menjual Kopi
Indra Afriza Arsad
Flash
Pemburu Capung
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Sakanpari: Tempat Kita Pernah Ada
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Penjaga Suara Yang Hilang
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Selembar Puisi Di Musim Hujan
Indra Afriza Arsad
Flash
Mei
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Hujan Pertama Di Musim Semi (Buku I: Bramanta)
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Di Antara Dua Musim
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Satu Pagi Di Kopitaloka
Indra Afriza Arsad