Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
0
Suka
15
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

1. Jejak yang Tertinggal

 

Beberapa tahun yang lalu di sebuah kamar kost...

Elan, mahasiswa semester awal Filkom, memulai langkah sunyinya menyusun puisi-puisi peninggalan seoang penyair tua. Di kamar kos yang sempit, tak ada panggung gemerlap, hanya tekad sederhana untuk menghormati pertemuan masa kecil yang mengubah hidupnya.

Di sudut sebuah kamar kos yang sempit, Elan duduk di depan laptop tua yang sudah lama tidak diganti. Di meja kerjanya, lembaran-lembaran puisi sang penyair tua tergeletak begitu saja. Beberapa halaman sudah tampak usang, sebagian tertutup coretan tinta biru yang sudah mulai pudar.

Dia merasakan debaran di dada, seperti masuk ke dalam dunia yang tidak sepenuhnya dia pahami, tapi dia tahu bahwa ini adalah langkah yang harus diambil. Sebagai seorang mahasiswa Filkom, dia tidak pernah membayangkan akan melangkah ke dunia penerbitan, apalagi menjadi penyelenggara sebuah buku puisi yang karyanya berasal dari seorang penyair tua yang hampir dilupakan.

Saat itu, seorang Farelan Egi Wirantara tidak mengenal istilah gengsi atau keberhasilan dalam penerbitan buku. Yang ada hanyalah semangat untuk memberikan penghormatan kepada sang penyair tua, yang pernah menjadi guru hidupnya. Penyair itu tidak hanya mengajarkannya tentang puisi, tetapi juga tentang kehidupan, tentang bagaimana menerima kehilangan, dan bagaimana melihat keindahan dalam kesedihan.

"Kalau bukan a...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Mencari Cara Pulang
karyasmpitinsankamil
Cerpen
Bronze
Restaurant Jang Kie
Muram Batu
Cerpen
Percakapan Error
Nursan
Cerpen
Bronze
Meja Terang
Shanty Dewi Shanty
Cerpen
Bronze
KOTA MATINYA EMPATI
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Kalung Ini Ruby Pinjam
Rizky Siregar
Cerpen
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Cerpen
-2. Rumpang
Rumpang Tanya
Cerpen
Bronze
Tuleh Laju
Ayu S Sarah
Cerpen
Burung di Luar Sangkar
zain zuha
Cerpen
Senja di Langit Lahewa
Shinta Puspita Sari
Cerpen
Wajah yang Berbeda di Setiap Cermin
Nursan
Cerpen
Way Back Home
kholifatussaadah
Cerpen
Mencari Arah Kehidupan
Muh Zaenul Hasan
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Di Antara Dua Musim
Indra Afriza Arsad
Novel
Hujan Pertama Di Musim Semi (Buku I: Bramanta)
Indra Afriza Arsad
Novel
Sakanpari: Tempat Kita Pernah Ada
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Selembar Puisi Di Musim Hujan
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Penjaga Suara Yang Hilang
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Satu Pagi Di Kopitaloka
Indra Afriza Arsad
Flash
Pemburu Capung
Indra Afriza Arsad
Flash
Mei
Indra Afriza Arsad
Flash
N-P-D
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Kopitaloka: Rumah Yang Kebetulan Menjual Kopi
Indra Afriza Arsad