Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Ungku Idris dan Kisah Barunya
6
Suka
7,436
Dibaca

Ungku Idris adalah seorang lelaki tua yang penuh luka. Rambutnya putih berseling keabu-abuan memanjang hingga tengkuk. Kain hitam terikat di kepala. Menahan angin yang menerpa mahkotanya. Kain hitam itu telah memudar warnanya. Sepudar cahaya kehidupan yang memancar dari tubuh penuh luka itu. Selembar parut luka melintang di pipi hingga rahang kanannya, segaris pendek luka membusung di bahu kanannya, sedang tangan kanan Ungku Idris sendiri juga tidak bisa menegak lurus, “Ini patah, terguling-guling dari tebing, saat peluru Belanda berdesing-desing,” Selalu kalimat itu yang meluncur dari bibir hitam menembakau milik Ungku Idris.

Usia dan luka di tubuh Ungku Idris menyimpan berlaksa kisah. Itulah kenapa, Ungku Idris, lelaki tua yang penuh luka dari Kampung Rubakat itu sangat dikenal sebagai pribadi yang suka berkisah.

Konon, Ungku Idris dulu juga seorang pejuang mengusir penjajah dari negeri ini. Beberapa berkas darahnya pernah berceceran di antara tebing-tebing di kiri-kanan Kampung Rubakat kami, kisahnya kepada siapa saja, juga pada kaum kanak-kanak. Sayang, dalam kisahnya pula Ungku Idris bertutur bahwa dirinya tidak masuk dalam daftar para p...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp6.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Ungku Idris dan Kisah Barunya
Anjrah Lelono Broto
Novel
Gold
Mendidik Pemenang Bukan Pecundang
Bentang Pustaka
Flash
Keris Bali
Novia dewi
Novel
Anatomi Kanvas Mati
Langgeng Ikhtiar Pribadi
Cerpen
Anak Siapa Ini?
Adinda Amalia
Novel
Di Mana Badai Sembunyi
Zahid Paningrome
Novel
Bronze
Sang Penyair
gamblangmas
Novel
Bronze
Berdiam Dalam Gelap
Davie Al-Fattah
Novel
Bronze
Kisah Tak Berujung
Savana Radiani
Cerpen
Bronze
Sepatu Tua Ayah
M. AMIN
Flash
Bronze
30 Hari Bulan September
Silvarani
Novel
Gold
Fear
Noura Publishing
Novel
Tata Cara Membatalkan Pinjaman Finplus
NADYA ESA SEPTIARIDINA
Novel
Cinta di Batas Senja
Hanazawa
Novel
Melawan Arus: Jejak Rania
Sutan Azis
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ungku Idris dan Kisah Barunya
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Bukan Malam Jahanam
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Bidadari dan Puspawangi
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Rasa Didua
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
IMAJINASI
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Di Tepi Kawah Saweri
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Tak Ingin Menulis Lagi Tentang Dia
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
STUBBORNS
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Amore Pazzo
Anjrah Lelono Broto
Flash
PERJAMUAN PENAGIH HUTANG
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Kisah-Kisah Di Tanah Suci
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
TEKEK...
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Apa Aku Memang Selalu Begitu? (Part II)
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
N E E L A M
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Aroma Mesiu Di Langit Senja Pantai Malaka
Anjrah Lelono Broto