Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Ungku Idris dan Kisah Barunya
6
Suka
8,347
Dibaca

Ungku Idris adalah seorang lelaki tua yang penuh luka. Rambutnya putih berseling keabu-abuan memanjang hingga tengkuk. Kain hitam terikat di kepala. Menahan angin yang menerpa mahkotanya. Kain hitam itu telah memudar warnanya. Sepudar cahaya kehidupan yang memancar dari tubuh penuh luka itu. Selembar parut luka melintang di pipi hingga rahang kanannya, segaris pendek luka membusung di bahu kanannya, sedang tangan kanan Ungku Idris sendiri juga tidak bisa menegak lurus, “Ini patah, terguling-guling dari tebing, saat peluru Belanda berdesing-desing,” Selalu kalimat itu yang meluncur dari bibir hitam menembakau milik Ungku Idris.

Usia dan luka di tubuh Ungku Idris menyimpan berlaksa kisah. Itulah kenapa, Ungku Idris, lelaki tua yang penuh luka dari Kampung Rubakat itu sangat dikenal sebagai pribadi yang suka berkisah.

Konon, Ungku Idris dulu juga seorang pejuang mengusir penjajah dari negeri ini. Beberapa berkas darahnya pernah berceceran di antara tebing-tebing di kiri-kanan Kampung Rubakat kami, kisahnya kepada siapa saja, juga pada kaum kanak-kanak. Sayang, dalam kisahnya pula Ungku Idris bertutur bahwa dirinya tidak masuk dalam daftar para p...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp6.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Ungku Idris dan Kisah Barunya
Anjrah Lelono Broto
Novel
AMEMAYU
Langgeng Ikhtiar Pribadi
Cerpen
LARUNG SESAJI
Kagura Lian
Cerpen
Adalah Suatu Kehormatan
Adinda Amalia
Novel
Chaos in Slow Motions: Fragments F41.F31
Cold Brew
Novel
Suami Pelit Bin Medit
Dara Apriliani
Novel
SIMULAKRA
Lisya Angelina Hardiman
Novel
Gold
Fear
Noura Publishing
Cerpen
TAN MALAKA
Klein Ma
Novel
Bronze
The Missing Killer
Erena Agapi
Cerpen
Rumah
Adinda Amalia
Novel
Antara Bayang dan Cita
Kurokami
Novel
Lima Pusaka Bunda 1987
Meliyana Jia
Novel
Bronze
Takdir william dari kehilangan ke pelukan Baru
Budi Muhammad Nurrakhmanto
Novel
Tata Cara Membatalkan Pinjaman Ivoji
NADYA ESA SEPTIARIDINA
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ungku Idris dan Kisah Barunya
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Keputusan
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Rasa Didua
Anjrah Lelono Broto
Flash
PERJAMUAN PENAGIH HUTANG
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
IMAJINASI
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Maafkan Saya, Yu Nah
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Jodoh Gunung
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
STUBBORNS
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Tak Ingin Menulis Lagi Tentang Dia
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Perihal Kematian
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Bidadari dan Puspawangi
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
N E E L A M
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Kisah-Kisah Di Tanah Suci
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Apa Aku Memang Selalu Begitu?
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Di Tepi Kawah Saweri
Anjrah Lelono Broto