Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Ungku Idris dan Kisah Barunya
6
Suka
5,742
Dibaca

Ungku Idris adalah seorang lelaki tua yang penuh luka. Rambutnya putih berseling keabu-abuan memanjang hingga tengkuk. Kain hitam terikat di kepala. Menahan angin yang menerpa mahkotanya. Kain hitam itu telah memudar warnanya. Sepudar cahaya kehidupan yang memancar dari tubuh penuh luka itu. Selembar parut luka melintang di pipi hingga rahang kanannya, segaris pendek luka membusung di bahu kanannya, sedang tangan kanan Ungku Idris sendiri juga tidak bisa menegak lurus, “Ini patah, terguling-guling dari tebing, saat peluru Belanda berdesing-desing,” Selalu kalimat itu yang meluncur dari bibir hitam menembakau milik Ungku Idris.

Usia dan luka di tubuh Ungku Idris menyimpan berlaksa kisah. Itulah kenapa, Ungku Idris, lelaki tua yang penuh luka dari Kampung Rubakat itu sangat dikenal sebagai pribadi yang suka berkisah.

Konon, Ungku Idris dulu juga seorang pejuang mengusir penjajah dari negeri ini. Beberapa berkas darahnya pernah berceceran di antara tebing-tebing di kiri-kanan Kampung Rubakat kami, kisahnya kepada siapa saja, juga pada kaum kanak-kanak. Sayang, dalam kisahnya pula Ungku Idris bertutur bahwa dirinya tidak masuk dalam daftar para p...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp6.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Ungku Idris dan Kisah Barunya
Anjrah Lelono Broto
Novel
Gold
Inilah Jalan Hijrahku
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Gadis Biola
Auni Fa
Flash
Unjuk Rasa; Bung kecil berhati besar
Rizky aditya
Novel
Tahu-tahu Jodoh
anonymous pout
Novel
Bronze
ANDARU: TRAGEDI 1998
Arum faizatul umami
Cerpen
Secuil Cinta di Kalangbret
Rilaiqaza
Novel
Kembang Berdendang
Omius
Novel
CORONA DITANGAN MANUSIA
Rizal Azmi
Novel
Gold
Fields of Blood
Mizan Publishing
Cerpen
Negeri Pemurah Sosial
Temu Sunyi
Novel
Lakon Terakhir
Omius
Novel
Bronze
Suara Sepatu Lars
Aldy Istanzia Wiguna
Cerpen
Pencari Kursi Suapan
Temu Sunyi
Novel
Bronze
Memories
Aldy Purwanto
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ungku Idris dan Kisah Barunya
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Jodoh Gunung
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
STUBBORNS
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Keputusan
Anjrah Lelono Broto
Flash
PERJAMUAN PENAGIH HUTANG
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Rasa Didua
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Apa Aku Memang Selalu Begitu?
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
TEKEK...
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Ibu Polwan di Libur Natal Tahun Ini
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Aroma Mesiu Di Langit Senja Pantai Malaka
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
N E E L A M
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Di Tepi Kawah Saweri
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
Tak Ingin Menulis Lagi Tentang Dia
Anjrah Lelono Broto
Flash
Bronze
IMAJINASI
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Maafkan Saya, Yu Nah
Anjrah Lelono Broto