Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Tujuh Puncak & Dua Priaku
5
Suka
20,256
Dibaca

Aku masih belum puas menatap sebuah foto dalam bingkai laminating. Ada kerinduan merebak. Jarak dan waktu telah memisahkan kami. Ego sebuah janji pada diri sendiri telah memaksa tubuhku berada pada ketinggian yang membekukan tulang belulang.

Hhh, beberapa kali aku mendesah. Apa yang sedang kulakukan di sini? Bukankah lebih enak jika malam ini kau bersanding dengan anak dan suami? Tentu jika aku tidak menuntut cerai dari seorang suami yang baik seperti dia. Menikmati hidangan tawa canda yang nyaris dua tahun ini tak pernah kurasa. Mendongengkan kisah-kisah sarat makna pada buah cinta yang tampan itu.

Evrest, bocah tiga tahun yang tentu masih rindu belai kasih seorang ibu kubiarkan menggigil di sana. Apa sekarang dia sudah tidur? Apa dia akan memimpikan aku?

Ah, kucium foto itu berulang k...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Because you
Vina Aulia
Novel
Gold
Baiti Jannati
Noura Publishing
Novel
Terang Gelap Surya
heriwidianto
Skrip Film
We Were Ship In The Night
Lilly Amundsen
Cerpen
Bronze
Keputusan ku Keputus Asaan
Anisah Ani06
Cerpen
Bronze
Tujuh Puncak & Dua Priaku
Xie Nur
Novel
Bronze
My Mine
Ainun
Novel
A Reason Why I Can't Fall In Love
Reza Indo
Novel
The Booklover Love Story
Ita Fauzia
Novel
Soulmate
Tiara Elsabila
Novel
Gold
Bringing Up Bebe
Bentang Pustaka
Novel
Gold
KKPK Hidden, Gadis Tersembunyi
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Semesta
MiiraR
Novel
LIRIK LANGIT
Danri AS
Novel
Lussiana candrawasi
Dian sumanjaya
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tujuh Puncak & Dua Priaku
Xie Nur
Novel
Tentang Aku Dan Kelana
Xie Nur
Cerpen
Bronze
Secangkir Kopi & Kisah
Xie Nur
Novel
PUNKER
Xie Nur
Novel
Iqro
Xie Nur
Cerpen
Sepanjang Jalan Kenangan
Xie Nur
Novel
Sang Pemangsa di Gunung Lawu
Xie Nur
Novel
The Threembak Kentir's
Xie Nur