Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Tragedi Lembah Raranggi
1
Suka
4,693
Dibaca

Sinopsis Cerpen

Di lereng sunyi Lembah Raranggi, dua belas orang pendaki tersapu longsor besar. Hanya satu yang keluar hidup-hidup: Rahman.

Cerpen ini mengisahkan detik-detik genting saat alam menggulung tubuh dan keyakinan. Saat tanah bicara, dan sunyi menjelma menjadi saksi. Rahman tidak sekadar selamat—ia ditinggalkan untuk menyimak, menerima, dan memikul yang tak sempat disampaikan oleh sebelas jiwa lainnya.

Tragedi Lembah Raranggi adalah awal dari retakan jiwa, pertanda yang mencetak jalan bagi langkah-langkah sunyi di kemudian hari.

-------

 

Curugparay, Sepuluh Tahun Lalu

Awan mendung bergerak lambat, seperti selembar tikar kelabu yang malas digulung. Angin berhembus perlahan, membawa hawa dingin yang masih menyimpan sisa hujan semalam.

Hari sedikit ramai. Suara-suara terasa ringan.

Palu dari bengkel sebelah berhenti lebih cepat dari biasanya.

Langkah-langkah orang terdengar lebih pendek, seolah tak ingin mengganggu sesuatu yang belum terlihat.

Di pojok warung kecil, berdinding kayu dan beratap rumbia, tiga orang duduk melingkar. Tak ada yang memesan apa pun. Mereka datang bukan untuk makan, hanya untuk duduk.

Mang Sura bersila di atas bangku bambu yang sedikit melengkung di ujungnya.

Tangannya menumbuk pelan biji kopi dalam lesung batu hitam, gerak lambat tapi terasa penuh. Di depannya, Rahman masih muda—wajahnya belum ditandai oleh waktu, tapi diamnya sudah seperti orang yang sering kehilangan kata.

Satu lagi, Darma, memutar-mutar bara api dengan ranting. Senyumnya muncul dan hilang, antara menggoda dan menghibur diri sendiri.

“Mang,” katanya, sambil menyenggol bara, “kalau kopi ditumbuk pelan begitu... rasanya bisa beda?..

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Tragedi Lembah Raranggi
andri hasanuddin
Skrip Film
Little Women
Manna wa Salwaa
Flash
Is About Communication
Via S Kim
Flash
KELINCI ULANG TAHUN
Arthur William R
Skrip Film
Polisi yang Tak Melawan Penjahat
Muhamad Wildan
Flash
Bronze
Pria Tua di Cafe Modern
Hekto Kopter
Novel
Sherly Seeker - The Mortal Demon
Eliase Alfarz
Cerpen
Lily
9inestories
Flash
666.66
Bintang Redup / Amanda Kartika
Novel
Alif Lam Mim
Zainur Rifky
Cerpen
Bronze
Pesugihan
Iena_Mansur
Flash
Bronze
Who Said Snow is Always White?
Silvarani
Flash
Pelabuhan
Kiiro Banana
Flash
Bronze
KURSI DI TEPI JENDELA
Mxxn
Novel
My roommate
Garis pensil
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tragedi Lembah Raranggi
andri hasanuddin
Cerpen
Bronze
Suara Tanah Niskala
andri hasanuddin
Cerpen
Bronze
Zona Hijau -DILARANG MASUK-
andri hasanuddin
Cerpen
Bening Membasuh Langkah
andri hasanuddin
Cerpen
Bronze
ZONA HITAM
andri hasanuddin